Bangkrut salah siapa ?
Saat yang paling tidak disukai oleh pengusaha adalah ketika akan menghadapi situasi ini.
Bangkrut...
Huh lambang kehancuran sebuah bisnis....
Coffebeanstock pernah mencapai puncak keemasannya di Batam. Tapi perlahan dengan perkembangan harga yang tidak bisa diimbangi oleh pelanggan, perlahan usaha ini mulai rontok.
Penuturan Asahari kepada salah satu Media di Batam.
Kisah ini menggambarkan begitu mudahnya bangkrut terjadi disebuah bisnis.
Berbeda dengan Cofeebeanstock, Lehman Brother yang sudah berdiri lebih dari 100 tahun saja bisa gulung tikar alias bangkrut.
Kejadian yang menimpa perusahaan Lehman Brother ini mengimbas ke perekonomian dunia.
Perputaran uang menjadi tidak stabil di seluruh dunia.
Kisah bangkrut tidak serta merta mudah untuk diterima oleh pengusaha.
Hal ini bisa menjadi sebuah trauma yang sangat mengerikan.
Ada beberapa tinjauan untuk mengurangi kebangkrutan diantaranya :
1. Perkuat Manajemen
Manajemen yang campur aduk antara pribadi dan perusahaan lebih banyak yang menghancurkan ketimbang membangun. "Right Man Right Place" konsep penempatan orang yang tepat pasti akan menghasilkan manajemen yang tepat. Hindari alasan demi keluarga meletakkan sembarang orang pada posisi yang kritikal di usaha anda. Nepotisme harus bersandar pada prinsip yang
2. Perkuat Inovasi
Inovasi harus menuju pada fokus inti perusahaan. Difersifikasi usaha harus diimbangi dengan fokus pengembangan bisnis dan teknologi. Tidak cukup inovasi yang bersifat seadanya. Pada akhirnya harus diimbangi dengan fokus pencapaian tujuan inovasi itu sendiri. Banyak pengusaha melakukan inovasi bisnisnya namun terjerumus pada program riset dan pemborosan modal usaha namun tidak mencapai target sebenarnya.
3. Perkuat Relasi atau network.
Relasi atau jaringan yang kuat dan saling membentuk rantai akan lebih tahan terhadap goncangan dibandingkan dengan perusahaan atau pengusaha yang mengandalkan kemampuan sendiri.
Bila suatu mata rantai terikat dalam jaringan anda, maka yakinlah usaha bisnis anda pasti akan bertahan dan kuat. Jangan pernah meremehkan jaringan .
Perusahaan Dunia lebih banyak menjadikan Jaringan sebagai mata rantai utama sumber penghasilannya. Lihat perusahanaan terkaya dunia.
Jika tanpa jaringan tidak akan ada usaha yang bisa bertahan lama apalagi sampai mendunia.
4. Perketat Disiplin
Displin adalah berbicara tentang sistem yang berkelanjutan dan penuh komitmen. Dengan tetap mengedepankan displin dibasis bisnis anda, kecil kemungkinan kebangkrutan mendekati anda.
Displin lebih mengarah bisnis pada tingkat attitude yang tinggi.
Semua perusahaan yang disiplin dalam manajemennya pasti akan berhasil.
Inilah sedikit tips yang dapat mengurangi anda dari resiko kebangkrutan.
(david TukangIklan)
